Perbedaan TOEFL dan TOEIC, Testnya Susah Mana?

Kalau ingin kuliah ke luar negeri, kamu tentu saja harus punya kemampuan bahasa Inggris yang baik. Kemampuan tersebut bisa dibuktikan dengan sertifikat TOEFL dan TOEIC. Dari sini muncul pertanyaan, apa sih perbedaan TOEFL dan TOEIC itu?

Meskipun sama-sama sebagai bukti kemampuan berbahasa Inggris seseorang, namun tentu saja keduanya beda. TOEFL dan IELTS juga hampir sama, namun perbedaannya tidak terlalu signifikan. Perbedaan paling mencolok dari ketiganya adalah pada tujuannya.

Perbedaan TOEFL dan TOEIC

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) berbeda dengan TOEIC (Test of English for International Communication).

Perbedaan tersebut bisa dilihat dari tujuan tesnya, format tes, dan isi tesnya seperti apa. Lalu apa bedanya dari kedua tes tersebut? Simak penjelasan Cecepkocep berikut ini.

1. Siapa yang Butuh Test TOEFL dan TOEIC

TOEFL pada umumnya berguna untuk lingkungan akademik yang berbahasa Inggris. Peserta tes TOEFL ini adalah mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di negara-negara berbahasa Inggris.

Sementara untuk TOEIC ini fungsinya untuk lingkungan kerja yang umum. Peserta yang mengikuti tes ini biasanya adalah karyawan atau pekerja yang ingin mendapatkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

Jadi kamu harus menentukan terlebih dahulu apa kebutuhan kamu apakah untuk menempuh pendidikan atau bekerja. TOEIC adalah tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris yang bekerja.

Sementara untuk TOEFL adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang ingin menempuh pendidikan tinggi di lingkungan bahasa Inggris.

Jadi TOEFL ini menilai bahasa Inggris akademik, sementara TOEIC mengevaluasi bahasa Inggris profesional.

Baca juga: Perbedaan TOEFL Dan IELTS Secara Komprehensif

2. Format Tes

Ada empat sesi yang harus kamu tempuh ketika mengikuti tes TOEFL (IBT), yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Semua sesi tes itu dilakukan melalui komputer. Kamu hanya diberi waktu 4 jam untuk menyelesaikan itu semua.

Sementara untuk TOEFL hanya mempunyai dua sesi tes terpisah, namun saling melengkapi. Kedua tes tersebut adalah Reading dan Listening. Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan semua tes itu juga lebih sedikit yaitu hanya 2 jam.

Dengan begitu kalau kamu bertanya tes TOEFL dan TOEIC susah mana? Bila dilihat dari format tesnya, tentu saja tes TOEFL lebih sulit ketimbang TOEIC karena ada 4 sesi tes yang harus kamu lakukan.

3. Isi Tes

Kembali ke tujuan utama dari tes TOEFL yaitu untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang ingin melanjutkan studi akademik. Topik-topik yang dibahas dalam tesnya juga seputar akademik dan lebih spesifik lagi pada kehidupan perkuliahan.

Topik yang dibahas dalam tes TOEFL ini biasanya adalah tentang sejarah, ekonomi, dan lainnya. Ada juga soal mengenai kehidupan sehari-hari seorang mahasiswa,misalnya kegiatan organisasi dan penelitian.

Karena digunakan untuk lingkungan akademik, kosakata yang keluar dalam tes pun juga sangat berhubungan dengan dunia akademik.

Lain halnya dengan TOEIC yang tujuannya untuk kebutuhan bekerja, maka topik yang dibahas dalam tes juga tidak jauh dari dunia pekerjaan. Misalnya adalah topik mengenai presentasi dengan klien dan rapat kerja.

Jadi kedua tes tersebut punya isi yang disesuaikan dengan tujuan utamanya. Oleh sebab itu kamu jangan sampai salah pilih tes ya…

4. Nilai Tes

Skor untuk TOEFL per sesinya itu adalah 0-120. Tidak ada standar yang pasti untuk menilai kelulusan tes TOEFL, karena setiap universitas punya kriteria tersendiri.

Pihak universitas akan menentukan berapa nilai tes yang harus dimiliki oleh calon mahasiswanya supaya bisa lolos. Biasanya standar nilai tes TOEFL untuk setiap universitas yaitu di angka 500.

Sementara untuk TOEIC skornya akan jauh lebih tinggi daripada TOEFL. Karena nilai skor untuk tes TOEIC ini antara 5 sampai 990 dan tidak ada nilai tertentu supaya bisa lulus tes ini.

Supaya sertifikat bahasa Inggris kamu bisa berguna, skor TOEIC yang harus kamu miliki yaitu minimal 700. Itu adalah nilai yang umum digunakan oleh banyak perusahaan.

Baca juga: Perbedaan TOEFL ITP dan iBT

Karena punya skor yang berbeda, tentu saja sangat sulit untuk konversi nilai TOEIC ke TOEFL. Namun kamu bisa melihat penyetaraan nilai TOEFL (iBT), PBT, CBT), IELTS, dan TOEIC di halaman edupacindonesia.com.

Dari tabel tersebut, kalau kamu dapat skor 500 untuk TOEFL, kamu bisa tahu skor untuk TOEIC, termasuk juga IELTS.

Dari penjelasan ini kamu sudah tahu kan perbandingan antara TOEFL dan IELTS? Keduanya sama untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang.

Namun perbedaan perbedaan TOEFL dan TOEIC ini terlihat jelas dari tujuannya. TOEFL digunakan untuk melanjutkan studi di universitas yang punya lingkungan bahasa Inggris. Sementara TOEIC untuk lingkungan kerja.

Jadi sekarang kamu tidak perlu bingung lagi harus memilih tes yang mana. Sesuaikan saja dengan tujuan kamu, apakah untuk melanjutkan pendidikan tinggi atau bekerja. Semoga bermanfaat good luck.

Cecep Suparman, founder website cecepkocep.com yang menyukai dunia teknologi dan mobile games. Mulai terjun ke dunia blogging tahun 2018 dan masih tetap eksis sampai sekarang.

You May Also Like