Pentingnya Pebisnis Harus Membangun Aset Digital Di Era New Normal

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Banyak para pebisnis yang gulung tikar dan PHK terjadi dimana-mana. Tentu akan menimbulkan masalah besar jika kita hanya terfokus pada satu pendapatan saja.

Meskipun pandemi COVID-19 belum sepenuhnya sirna di Indonesia, tapi sekarang kita sudah memasuki masa New Normal. Kita sudah bisa beraktivitas kembali meskipun tidak seperti dahulu. Sekarang kita harus beraktivitas sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Di masa new normal ini adalah momentum yang sangat untuk Anda untuk kembali bangkit berbisnis. Kami sarankan, mulai sekarang jangan hanya terfokus pada satu pendapatan saja.

Salah satu cara untuk mendapatkan tambahan pendapatan yaitu dengan membangun aset digital. Anda memang tidak akan langsung mendapatkan keuntungan dari aset digital karena butuh waktu. Kecuali jika Anda memutuskan untuk membangun aset digital yang cepat menghasilkan.

Apa itu Aset Digital?

Direktori Bisnis Indonetwork

Sebagian besar orang berpikir bahwa aset digital itu hanya berupa saham, reksadana, atau bitcoin. Semua aset yang memanfaatkan teknologi atau membelinya secara online pasti disebut dengan aset digital.

Berdasarkan informasi yang kami lansir dari Technopedia, aset digital adalah berbagai macam tulisan maupun media yang diformat menjadi sumber binary, termasuk juga hak untuk menggunakannya.

Aset digital juga merupakan data-data yang akan terus hadir seiring dengan berkembangnya teknologi. Hal itu tidak terlepas dari dimana Anda menyimpan dan membuat aset digitalnya.

Perkembangan teknologi yang semakin tentu telah membuat aset digital populer di kalangan masyarakat. Bahkan aset cetak atau siaran konvensional telah berubah ke dalam bentuk digital yang jauh lebih canggih.

Perusahaan-perusahaan besar seperti Microsoft dan Apple juga mengembangkan perusahaan mereka untuk menyediakan aset digital dengan pihak ketiga yang berbasis web.

Dengan begitu, aset digital ini adalah berupa gambar maupun tulisan yang disimpan dalam perangkat teknologi. Aset tersebut bisa kita format ke dalam bentuk binary.

Jenis Aset Digital

Sebenarnya aset digital tidak hanya berbentuk tulisan atau gambar saja. Sekarang ini sudah banyak jenis aset digital yang tidak Anda sadari. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Investasi Reksadana dan Saham

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan kedua istilah di atas. Lalu bagaimana investasi Reksadana dan saham bisa termasuk aset digital?

Saat ini sudah semakin populer, sekarang pembelian saham dan reksadana bisa dilakukan dengan menggunakan marketplace. Banyak sekali portal yang menyediakan transaksi khusus reksadana secara online.

Bahkan sekarang Anda juga bisa melakukan pembelian saham dengan cara online. Sekarang sudah banyak sekuritas di Indonesia yang melayani transaksi saham secara online.

Anda bisa mengajukan pembuatan akun saham kepada sekuritas yang tersedia.  Kemudian Anda memantaunya, top up, atau juga bisa menjualnya kembali melalui sekuritas tersebut.

Sekarang investasi reksadana dan saham bisa dilakukan secara online dan mudah dilakukan. Kurang lebih cara pengoperasianya seperti Anda melakukan transaksi jual beli di marketplace.

2. Investasi Mata Uang Digital (Cryptocurrency)

Sebenarnya investasi yang satu ini masih menimbulkan banyak perdebatan di Indonesia. Pasalnya investasi ini belum ada aturan main yang jelas yang diberikan oleh pihak yang terkait.

Cryptocurrency sendiri merupakan mata uang dalam bentuk digital yang pertama kali ditemukan oleh Satoshi Nakamoto. Dialah orang pertama yang memperkenalkan mata uang kripto yang saat ini terkenal yaitu Bitcoin.

Keberadaan Bitcoin ini diharapkan bahwa semua orang di dunia bisa melakukan transaksi dengan mudah. Sehingga mereka tidak harus melibatkan lembaga keuangan. Sehingga Bitcoin akan membuat transaksi menjadi lebih efisien.

Sekarang ini Bitcoin merupakan mata dengan nilai tertinggi, bahkan lebih unggul dari dari dollar Amerika dan Euro. Sebelum Anda memang terjun ke dalam dunia cryptocurrency, pastikan untuk memahami aturan mainnya dengan detail. Jangan sampai uang Anda hangus secara sia-sia.

3. Bekerja Sama dengan Portal Bisnis Online

Sekarang ini sudah ada beberapa direktori bisnis atau portal bisnis online yang bisa Anda jadikan sebagai tempat untuk menyimpan aset digital. Pada website direktori bisnis akan terdapat data perusahaan secara umum seperti informasi perusahaan, kontak perusahaan, dan produk yang dijual.

Dulu, direktori bisnis ini adalah berupa buku kuning yang didalamnya terdapat data perusahaan dan nomor teleponnya berdasarkan abjad. Sekarang daftar perusahaan itu tidak hanya dalam bentuk kumpulan kertas tebal, tapi sudah dalam  bentuk website.

Direktori bisnis ini memang sudah berkembang di negara-negara maju. Tapi di Indonesia sendiri juga sudah ada beberapa direktori bisnis online, salah satunya adalah Indonetwork.co.id.

Indonetwork sendiri merupakan direktori bisnis atau lebih dikenal sebagai B2B marketplace. Kehadiran Indonetwork ini akan mempermudah Anda dalam mencari dan menjual barang serta jasa yang diperlukan oleh perusahaan.

Disana banyak sekali kategori produk yang bisa Anda promosikan. Jika Anda mempunya website pribadi juga bisa mempromosikan produknya di Indonetwork. Anda  bisa menggunakan domain yang sesuai dengan perusahaan.

Kenapa Harus Membangun Aset Digital?

b2b marketplace

Anda sudah tahu jenis-jenis digital pada uraian di atas. Tapi kenapa Anda harus membangun aset digital mulai sekarang. Berikut ini adalah beberapa alasan penting kenapa Anda harus memiliki aset digital.

1. Membentuk Citra Diri

Salah satu aset digital yang bisa Anda miliki adalah media sosial. Anda sendiri sudah memilikinya bukan?

Nah media sosial ini ternyata memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan image dan karakter seseorang di mata masyarakat. Apalagi jika akun media sosial Anda sudah memiliki banyak sekali followers.

Sekarang sudah banyak perusahaan yang mempertimbangkan seseorang dari kualitas media sosial yang dia miliki. Kemungkinan Anda untuk mendapatkan partner bisnis maupun klien akan lebih mudah.

Jika Anda memiliki akun media sosial sebagai toko online, pelanggan juga akan mengetahui cara Anda dalam mengatasi pelanggan lain. Hal ini bisa dilihat dari interaksi Anda dengan para followers.

2. Mendapatkan Pemasukan Tambahan

Saat ini media sosial menjadi alat digital yang sangat ampuh untuk membentuk image Anda di masyarakat, terutama followers. Tentu Anda akan memiliki keuntungan tersendiri ketika sudah memiliki banyak followers. Salah satunya adalah untuk mempromosikan produk maupun jasa yang Anda miliki.

Tidak hanya bentuk media sosial saja, Anda juga bisa membangun aset digital dari website atau blog. Jika sudah memiliki banyak visitor, tentu akan ada banyak orang yang ingin bekerja sama dengan Anda. Misalnya dengan cara menyediakan jasa backlink dan content placement.

3. Tidak Mengganggu Pekerjaan Utama

Jika sudah memiliki aset digital, pekerjaan utama Anda tidak akan terganggu. Karena membuat aset digital bisa dilakukan di waktu yang senggang dan tidak memakan waktu yang banyak.

Akan tetapi Anda memang membutuhkan kerja yang ekstra di awal-awal karena masih dalam tahap pengenalan. Tapi seiring dengan berjalannya waktu akan semakin terbiasa.

Buat Aset Digital Sekarang Juga!

Berkembangnya teknologi yang semakin pesat tentu akan semakin mempermudah kita dalam membuat aset digital. Anda bisa berinvestasi saham, membuat toko online, maupun membangun image di media sosial maupun blog.

Semua itu tentu saja bisa dilakukan dengan tanpa harus menguras banyak waktu dan Anda bisa fokus pada pekerjaan utama. Jika masih pemula, memanfaatkan media sosial sebagai aset digital adalah pilihan yang tepat. Jika memiliki produk, promosikan di portal bisnis online seperti Indonetwork.

Bagaimana, apakah sudah terbayang ingin membuat jenis aset digital yang mana? Jika sudah menentukan pilihan, pastikan untuk langsung action dan praktek ya!