Berapa Biaya Kuliah Kedokteran Sampai Lulus?

Kebanyakan orang tua ingin anaknya menjadi seorang dokter karena selain gajinya yang besar, tapi juga bermanfaat untuk banyak orang. Namun untuk kuliah di jurusan kedokteran memerlukan biaya yang sedikit. Berapa biaya kuliah kedokteran sampai lulus?

Tentu saja banyak hal yang harus diperhitungkan ketika kamu akan kuliah di jurusan kedokteran. Padahal biaya pendidikan di Indonesia itu relatif lebih rendah ketimbang negara lainnya di Asia Tenggara.

Berikut ini akan kami berikan informasi mengenai biaya kuliah kedokteran. Tentu ada banyak parameter yang membuat biaya kuliah di jurusan ini sangat tinggi. Simak penjelasan kami berikut ini.

Kuliah di PTN atau PTS?

Kalau sudah menentukan ingin kuliah di jurusan kedokteran, ada dua opsi jenis perguruan tinggi yang bisa kamu ambil. Apakah kamu akan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Tentu saja biaya kuliah kedokteran di PTS jauh lebih mahal dibandingkan PTS. Biaya kuliah di Universitas Yarsi kemungkinan akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya kuliah kedokteran UGM atau UI.

Perbedaan biaya kuliah itu disebabkan karena perbedaan sistem dan kebijakan yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Untuk PTN memperoleh saluran dana berupa Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN).

Hal inilah yang membuat biaya di PTN lebih murah ketimbang di PTS yang tidak memperoleh saluran bantuan.

Sejak ajaran tahun 2013/2014, Kemendikbud menyalurkan dana melalui DIKTI untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) supaya lebih ringan. Keberadaan BOPTN ini membuat mahasiswa dibebaskan dari biaya Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA) atau uang pangkal, SKS, dan sebagainya.

Baca juga: Apa Itu PTN dan PTS? Pelajari Perbedaanya Sekarang!

Biaya Kuliah Kedokteran di PTN

Berikut ini adalah perkiraan biaya yang harus kamu keluarkan ketika kuliah di program kedokteran PTN.

1. Jenis Biaya Kuliah di PTN

Kalau misalnya kamu diterima di jurusan kedokteran PTN seperti UNPAD (Universitas Padjajaran), umumnya kamu akan dikenakan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Biaya Operasional

Pendidikan (BOP). Perbedaan keduanya terletak pada sistem perhitungan besaran biayanya.
Setiap PTN juga akan menerapkan UKT dan BOP yang berbeda tergantung dari kebijakan masing-masing PTN. Namun setiap PTN harus menerapkan standar.

UKT harus dihitung berdasarkan prinsip keadilan, sehingga akan ada pemisahan golongan. UKT akan dihitung berdasarkan kemampuan keluarga mahasiswanya.

Untuk BOP dihitung berdasarkan pembagian ranah ilmu setiap jurusan dan keperluan mahasiswanya di jurusan yang mereka ambil.

2. Besaran Biaya Kuliah Kedokteran

Dari penjelasan di atas, kamu sudah tahu kalau setiap PTN di Indonesia itu ada yang menerapkan jenis biaya kuliah UKT dan BOP. Dari sini kita bisa tahu kira-kira berapa harga UKT dan BOP.

Untuk UKT biasanya akan diklasifikasikan ke dalam enam kelompok dengan biaya yang berbeda-beda. Perkiraan biayanya bisa kamu lihat di bawah.

  • Kelompok I: Sekitar Rp 500.000,
  • Kelompok II: Sekitar Rp 1.000.000,
  • Kelompok III: Sekitar Rp 2.500.000,
  • Kelompok IV: Sekitar Rp 4.000.000,
  • Kelompok V: Sekitar Rp 5.000.000,
  • Kelompok VI: Sekitar Rp 6.000.000 – Rp 15.000.000.

Sementara untuk BOP, umumnya ada 4 ranah ilmu yaitu Sosial-Humaniora, Sains, Rekayasa, dan Kedokteran. Untuk ranah kedokteran, nantinya akan ada biaya tambahan yaitu untuk laboratorium dan praktikum. Dengan begitu biaya kuliah kedokteran akan lebih mahal.

Dari penjelasan di atas kamu sudah bisa mendapat rincian berapa biaya kuliah kedokteran di PTN. Mungkin dari waktu ke waktu besaran UKT maupun BOP di atas akan semakin mahal.

3. Jalur Masuk PTN

Jalur masuk program kedokteran PTN juga mempengaruhi biaya kuliah ke depannya. Untuk mahasiswa yang diterima dengan jalur Mandiri biasanya akan digolongkan ke dalam golongan UKT yang tinggi dibandingkan SNMPTN atau SBMPTN.

Perlu kamu ketahui juga kalau untuk masuk PTN dengan jalur Mandiri ini akan ada biaya awal masuk atau uang sumbangan yang diterapkan pada UKT tinggi. Untuk besarannya tergantung dari kebijakan masing-masing universitas.

Jadi kalau kamu masuk jurusan kedokteran melalui jalur Mandiri, kemungkinan besar akan dimasukkan ke dalam golongan tinggi. Dengan begitu biaya kuliah yang harus kamu keluarkan setiap semester akan lebih mahal.

Baca juga: Perbedaan Biaya Kuliah SNMPTN dan SBMPTN

4. Biaya Pendukung Lainnya

UKT, BOP, dan uang pangkal (Jalur Mandiri) merupakan biaya kuliah kedokteran yang paling utama. Ke depannya kamu akan diminta biaya pendukung lainnya untuk mendukung kuliah kamu selama kuliah di jurusan kedokteran.

Kalau kamu kuliah di fakultas kedokteran, kamu harus membayar biaya pengalaman praktik internship, keilmuan, dan keterampilan. Besaran yang harus kamu keluarkan untuk masing-masing kampus juga berbeda.

Biaya Kuliah Kedokteran Di PTS

Berikut ini adalah perkiraan biaya yang harus kamu keluarkan ketika kuliah di program kedokteran PTS.

1. Jenis Biaya Kuliah Di PTS

Bila di PTN jenis biaya kuliah kedokterannya fokus pada UKT, BOP, Biaya Pangkal dan Biaya PEndukung, jenis biaya yang harus kamu bayar di PTS akan lebih banyak. Namun semua itu juga bergantung pada masing-masing kebijakan PTS.

Berikut ini adalah jenis biaya kuliah kedokteran di PTS yang bisa saja bertambah atau berkurang tergantung kebijakan PTS.

  • Uang Pangkal atau Uang Gedung
  • SPP Tetap/Semester
  • SPP Sistem Kredit Semester (SKS)
  • Biaya Laboratorium/Orientasi
  • Dana Kegiatan Mahasiswa
  • Dana Pengembangan
  • Dana Sistem IT

2. Besaran Biaya Kuliah Kedokteran di PTS

Besaran biaya kuliah kedokteran di PTS juga sangat berbeda-beda. Untuk besaran biaya pendaftaran saja rata-rata sudah mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan untuk PTS favorit bisa mencapai Rp100 juta.

Jadi tidak heran kalau biaya kuliah untuk program kedokteran di PTS bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Oleh sebab itu, ada beberapa calon mahasiswa yang diharuskan membuat surat pernyataan Kesanggupan. Atau mereka diharuskan memberikan pembiayaan di awal dalam jumlah tertentu sebagai salah satu syaratnya.

Durasi Kuliah Jurusan Kedokteran

Durasi kuliah juga mempengaruhi biaya yang harus kamu keluarkan. Tidak semua mahasiswa bisa beruntung dengan lulus tepat pada waktunya. Misalnya untuk tingkat S1 durasi standarnya adalah 4 tahun.

Setelah mencapai 3,5 tahun atau 4 tahun, mahasiswa yang sudah memperoleh gelar sarjana juga harus menjalani program profesi atau KAOS. Mereka juga harus mengikuti ujian sertifikasi dan melakukan internship untuk dapat Surat Tanda Registrasi (STR).

Kamu memerlukan waktu sekitar 1,5 tahun hingga 3 tahun untuk mengikuti KAOS dan STR. Kalau kamu tidak lulus tepat waktu atau lebih dari 4 tahun, waktu yang diperlukan hingga mendapat STR tentu akan lebih lama lagi.

Semakin lama waktu yang kamu perlukan hingga memperoleh STR, tentu kamu akan lebih banyak mengeluarkan biaya. Terutama kalau kamu nambah semester, kamu harus bayar biaya UKT lagi.

Kuliah Kedokteran Tingkat Pascasarjana

Penjelasan yang kami sampaikan di atas hanya sampai pada proses mendapatkan STR. Untuk bisa mencapai tahap itu kamu memerlukan waktu hingga 8,5 tahun.

Kalau kamu ingin lanjut ke jenjang pascasarjana, biaya yang harus kamu keluarkan tentu saja akan lebih besar lagi. Namun kalau kamu ingin kuliah kedokteran tapi tidak ada biaya maka kamu bisa mengikuti program beasiswa.

Banyak sekali lembaga yang menawarkan beasiswa untuk tingkat pascasarjana program kedokteran baik lembaga nasional maupun internasional. Salah satu contoh beasiswa yang bisa kamu ikuti adalah LPDP.

Penutup.

Dari penjelasan yang sudah kami sampaikan di atas, perjalanan kamu untuk menempuh program kedokteran itu sangat panjang. Belum lagi biaya kuliah kedokteran juga relatif mahal, terutama jika kuliah di PTS.

Sudah terbayang berapa biaya kuliah kedokteran sampai lulus dan mendapatkan STR? Cecepkocep sarankan untuk kuliah kedokteran di PTN dan mengikuti program beasiswa.

Setidaknya dengan mengikuti beasiswa bisa sedikit meringankan biaya kuliah kedokteran kamu.Karena nyatanya banyak juga biaya tambahan dan tak terduga yang harus dikeluarkan selama kuliah.

Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang ingin memperoleh gambaran tentang biaya kuliah kedokteran. Semoga bisa lulus di program studi yang kamu inginkan dan memperoleh rezeki yang cukup hingga lulus dan menjadi orang sukses versi kamu sendiri.

Leave a Comment